Share

Anggota DPRD Jatim Desak Pemerintah Berikan Pendampingan Psikologis Pascatragedi KMP Mutiara Sentosa II

Indriani Yulia Mariska, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan. (Ist.)

Share

JATIM – Politikamalang.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur asal Fraksi PDIP, Indriani Yulia Mariska mendorong pemerintah memprioritaskan layanan trauma healing bagi para penyintas kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan Sumenep, Madura.

Selain penyintas, pendampingan psikologis juga dinilai penting diberikan kepada awak kapal, personel SAR, tenaga kesehatan, dan relawan yang terlibat dalam proses evakuasi karena turut menghadapi tekanan emosional selama operasi penyelamatan.

“Negara harus memastikan para korban tidak menghadapi luka batin sendirian. Pendampingan psikologis perlu menjadi bagian dari penanganan pascakejadian,” kata Indriani ketika ditemui di Surabaya, Rabu (5/8/2026).

Lebih lanjut, para penyintas berpotensi mengalami trauma mendalam setelah menghadapi situasi darurat, mulai dari kepanikan saat kapal terbakar, melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, hingga kehilangan anggota keluarga.

Menurutnya, layanan pemulihan psikologis harus diberikan secara menyeluruh oleh pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga pemerintah kabupaten dan kota sesuai domisili para korban.

Ia lalu berharap agar penanganan sejak dini dapat memperbesar peluang penyintas kembali menjalani aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bersekolah, dan berinteraksi di lingkungan sosial tanpa dibayangi trauma berkepanjangan.

Indriani menjelaskan pengalaman menghadapi kebakaran di atas kapal hingga menyaksikan korban jiwa berisiko memicu gangguan kesehatan mental, seperti acute stress disorder (ASD), post traumatic stress disorder (PTSD), kecemasan, maupun depresi apabila tidak segera ditangani.