Politikamalang.com – Sebanyak 170 atlet pelajar Kabupaten Malang disiapkan untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Pelepasan kontingen dilakukan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).
Dalam ajang yang digelar di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026 tersebut, kontingen Kabupaten Malang akan didampingi 30 pelatih dan ofisial.
Lathifah berharap seluruh atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Malang.
Ia juga mengingatkan para atlet agar menjaga disiplin, kejujuran, serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga kerja keras, konsistensi latihan, dan mental juara.
Bonus Atlet Berprestasi
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar, Pemkab Malang menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali.
Atlet peraih medali emas akan memperoleh bonus Rp10 juta, sedangkan peraih medali perak mendapatkan Rp7 juta.
Adapun atlet peraih medali perunggu juga akan menerima penghargaan khusus, meski nominalnya tidak disebutkan dalam keterangan resmi.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi atlet untuk berprestasi, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Malang, termasuk olahraga paralimpik.
Pemuda Didorong Berkontribusi bagi Daerah
Selain melepas kontingen olahraga, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada pemuda-pemudi inspiratif yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Penghargaan diberikan kepada pemuda yang berperan dalam pengembangan ekonomi lokal dan UMKM, pelestarian lingkungan, kepemimpinan perempuan, kewirausahaan, serta pengabdian masyarakat melalui pendidikan dan seni budaya.
Momentum peringatan Sumpah Pemuda dan Hari Jadi Jawa Timur ini juga menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Pemuda diharapkan tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi, menggerakkan perekonomian, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Upacara dipimpin Lathifah Shohib yang mewakili Bupati Malang. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, anggota DPRD, jajaran Forkopimda, kepala BNN Kabupaten Malang, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Melalui pemberangkatan kontingen ini, Pemkab Malang berharap para atlet mampu meraih hasil maksimal dalam POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga pelajar di daerah.



