Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Penutupan Acara KKN PTMA 2026! Rektor UMM Teruskan Pesan Malik Fajar: Student Today, Leader Tomorrow

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si periode 2024–2028. (Doc. MFahris)

Share

POLITIKAMALANG.COM — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyambut kembali para mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN MAs) periode 2026-2027, yang berlangsung di Dome UMM, Senin (31/08/2026).

Kegiatan ini menandai berakhirmya masa pengabdian mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia di tengah masyarakat.

​Acara penutupan dan penyambutan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM sekaligus Penasihat Presiden RI dan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A. Turut hadir pula jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pimpinan daerah, para rektor dan wakil rektor PTMA, serta dosen pendamping lapangan (DPL).​

Acara penutupan yang diisi dengan kegiatan pameran hasil karya Mahasiswa KKN PTMA 2026 di Dome UMM. (Doc. MFaris)

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menekankan tiga aspek utama yang menjadi filosofi penting dari pelaksanaan KKN MAs terpadu, diantaranya adalah:

1.) Pembangunan Ekosistem Kerja Sama

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani hubungan antara perguruan tinggi dengan ekosistem masyarakat, baik organisasi kemasyarakatan maupun lembaga pemerintah dari tingkat daerah hingga desa dan dusun. Hal ini krusial agar mahasiswa memiliki pemahaman mendalam atas realitas dan kultur kehidupan masyarakat Indonesia.​

2.) Penerapan Riset Berdampak (Kampus Berdampak)

KKN MAs dirancang untuk mendekatkan riset akademis di perguruan tinggi dengan solusi nyata atas masalah-masalah sosial di lapangan. Melalui pendekatan ini, kampus tidak sekadar menjadi tempat belajar teori, melainkan memberi dampak langsung bagi kemajuan publik.​

Mewujudkan Ideologi “Muhammadiyah untuk Bangsa”

Program ini diselenggarakan guna membawa misi kemaslahatan, yakni memajukan kesejahteraan umum baik lahir maupun batin.​

Mengutip jargon legendaris almarhum Prof. Malik Fajar, pimpinan menyampaikan pentingnya menanamkan prinsip “Student today, leader tomorrow.”​:

Hari ini Anda semua sebagai mahasiswa belajar dan mengabdi pada masyarakat, maka kelak anak-anakku sekalian akan menjadi pemimpin bangsa ini di seluruh lapisan masyarakat,” jelas Prof. Nazaruddin dalam pidatonya.

Pemahaman yang kuat atas dinamika masyarakat dianggap sebagai fondasi utama agar para calon pemimpin kelak tidak “jauh panggang dari api” dalam mengambil keputusan.

​Acara kemudian ditutup dengan penyampaian terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, pengurus KKN MAs, serta dosen pendamping.

Para mahasiswa diimbau untuk segera kembali ke kampus masing-masing, menyelesaikan studi tepat waktu, dan terus membawa ide-ide kreatif serta semangat pengabdian bagi bangsa. (Mfahris)