SOLO, POLITIKAMALANG.COM – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendorong penguatan kolaborasi antarkota untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Gabungan pengurus APEKSI di House of Danarhadi, Surakarta, Kamis (3/9/2026).
Dalam forum tersebut, Wahyu hadir sebagai Ketua Komwil IV APEKSI. Ia menegaskan, pemerintah kota di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara perlu memiliki langkah bersama dalam menjalankan agenda pembangunan.
Menurut Wahyu, sejumlah persoalan perkotaan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, kerja sama antarkota diperlukan, terutama dalam penguatan layanan publik, transformasi digital pemerintahan, ekonomi kerakyatan, serta pembangunan berkelanjutan.
“Sebagai Ketua Komwil IV, kami memandang forum ini sangat penting untuk menyamakan langkah. Ke depan, kota-kota di wilayah kami siap bersinergi menjalankan program APEKSI yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Wahyu.

Rapat kerja tersebut juga membahas evaluasi program APEKSI tahun 2026 sekaligus menyusun sejumlah rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.
Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain transformasi digital pemerintahan, penanggulangan kemiskinan perkotaan, perubahan iklim, penguatan ekonomi lokal dan UMKM, hingga peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan.
Wahyu menilai kolaborasi antarwilayah menjadi salah satu kunci agar aspirasi pemerintah kota dapat lebih kuat diperjuangkan di tingkat nasional.
Sementara itu, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam menyebut tantangan pemerintah kota saat ini membutuhkan dialog dan kemauan politik agar berbagai rekomendasi daerah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan.
APEKSI juga mendorong sejumlah agenda strategis, mulai dari reformasi keuangan publik, penataan ASN dan PPPK, transformasi digital, infrastruktur terintegrasi, hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Melalui forum tersebut, Kota Malang diharapkan semakin aktif membawa aspirasi daerah sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarkota di tingkat nasional



