Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Buka 24 Jam, Wisata Makam Bung Karno Tembus Lebih dari 21 Ribu Pengunjung

Suasana wisata Makam Bung Karno (MBK) pada malam hari. (Ist.)

Share

Dua Pekan Dibuka 24 Jam, Makam Bung Karno Diserbu 21 Ribu Wisatawan

BLITAR, POLITIKAMALANG.COM – Kebijakan membuka layanan wisata Makam Bung Karno (MBK) selama 24 jam mulai menunjukkan dampak positif. Dalam kurun waktu lebih dari dua pekan, destinasi wisata sejarah di Kota Blitar tersebut telah mencatat 21.031 kunjungan wisatawan.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menunjukkan, jumlah tersebut merupakan akumulasi kunjungan selama periode 15 hingga 31 Agustus 2026.

Menariknya, ribuan wisatawan ternyata tetap datang pada malam hingga dini hari. Dari total 21.031 kunjungan, sebanyak 18.502 orang tercatat berkunjung pada pukul 07.30–19.30 WIB.

Sementara itu, sebanyak 2.529 wisatawan memanfaatkan layanan malam hari, yakni mulai pukul 19.30 hingga 07.30 WIB.

Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Disbudpar Kota Blitar, Mochamad Adi Ardilla, mengatakan angka kunjungan tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan kondisi pada hari-hari biasa.

“Jumlah kunjungan MBK total kunjungan 21.031 orang, siang 07.30 sampai 19.30 WIB 18.502, sedangkan malam hari 19.30 sampai 07.30 WIB 2.529 orang,” kata Ardilla, Selasa (1/9/2026).

Pada hari biasa, jumlah wisatawan yang datang ke Makam Bung Karno disebut berada di kisaran 300 hingga 500 orang per hari.

Tak hanya Makam Bung Karno, destinasi wisata Istana Gebang juga ikut mencatat kunjungan. Dalam periode yang sama, sebanyak 738 wisatawan tercatat berkunjung.

Ardilla menyebut tren kunjungan wisata di Kota Blitar secara perlahan terus mengalami peningkatan. Wisatawan yang datang pun berasal dari berbagai daerah, mulai dari Cianjur, Tangerang, Malang, Pasuruan, Pemalang, Brebes, Semarang, Lampung hingga Bali.

Meningkatnya arus wisatawan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Disbudpar Kota Blitar berharap geliat kunjungan wisata dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf), UMKM, serta sektor usaha lain yang menggantungkan aktivitas ekonominya dari kedatangan wisatawan.

Dengan layanan 24 jam yang masih berjalan, Makam Bung Karno kini memiliki peluang untuk menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang semakin fleksibel bagi wisatawan, khususnya mereka yang tiba di Kota Blitar pada malam hari.