Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Wawali Ali Muthohirin: Kampus Mitra Penting Wujudkan Pembangunan Kota Malang Berbasis Riset

Share

Politikamalang.com – Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan.

Saat ini, Pemkot telah menjalin kolaborasi dengan 44 kampus yang ada di Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin saat menjadi narasumber Podcast SEVIMA dengan tema ‘Sumpah Pemuda dari Kota Malang: Menyiapkan Generasi Bertalenta, Bermartabat, dan Berkemajuan’ di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Balai Kota Malang, Selasa (3/11/2026).

Pria yang akrab disapa Sam Ali itu menjelaskan, peran kampus sangat vital dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran.

Pemkot tidak ingin kebijakan hanya berdasarkan asumsi, melainkan berbasis data dan riset akademik.

“Semua kebijakan Pemkot Malang harus berbasis riset dan pengetahuan. Mulai dari persoalan kemacetan, penanganan banjir, sampai pengelolaan sampah dan lingkungan, kami sangat membutuhkan rekomendasi ilmiah dari perguruan tinggi,” tegas Wawali Ali.

Kolaborasi ini tidak berhenti di tataran konsep. Salah satu wujud nyatanya adalah pelibatan mahasiswa secara langsung untuk mendampingi transformasi digital UMKM di tingkat kelurahan, mulai dari digitalisasi sistem hingga penguatan branding produk lokal.

Menurut Wawali Ali, sinergi Pentahelix antara pemerintah, akademisi, dan komunitas kreatif telah memberikan hasil konkret.

Salah satunya mengantarkan Kota Malang diakui UNESCO sebagai Kota Kreatif Dunia untuk bidang Media Arts.

Di akhir podcast, Wawali Ali berharap Kota Malang dapat terus menjadi rumah bersama yang inklusif bagi mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia.

Kota Malang, kata dia, bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menempa kepemimpinan untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Malang adalah rumah belajar dan rumah tumbuh. Kami ingin mahasiswa merasa nyaman di sini, mengasah talenta, lalu kembali membangun daerahnya masing-masing,” pungkasnya.